Soal Protes Para Pelatih NBA, Ini Kata LeBron James

Pebasket 35 Tahun, LeBron James akhirnya buka suara soal protes yang dilakukan para pelatih NBA.

Sebagai informasi, belakangan memang sedang ramai dibincangkan aturan baru dalam NBA yang melarang pelatih mengundang keluarganya ke “gelembung” NBA.

Saat dimintai tanggapannya tentang aturan baru tersebut, LeBron James merasa malu dengan pihak NBA karena menurut dia itu adalah aturan yang Konyol.

“Saya malu dengan kamu, NBA,” kata LeBron James.

PROTES MIKE MALONE

Semua bermula dari Protes yang diajukan Pelatih Denver Nuggerst, Mike Malone yang menganggap NBA tidak adil. Pasalnya, mereka mengizinkan pemain dan wasit untuk membawa serta keluarga ke dalam gelembung NBA, tapi malah melarang pelatih berbuat hal yang sama.

Padahal, Para pelatih juga sama seperti pemain dan wasit, sama-sama memiliki keluarga yang dirindukan.

“Ini hari ke-60. Alasan mengapa saya mengungkit hal itu adalah karena para pemain memiliki keluarga mereka di sini, yang pantas mereka dapatkan, yang merupakan hal yang benar untuk dilakukan.”

“Wasit diperbolehkan membawa satu tamu, hal ini bagus untuk wasit. Para pelatih, para pelatih tidak diperbolehkan membawa siapapun.” Demikian Kata Malone yang mengaku sangat rindu dengan 2 Putrinya.

ATURAN YANG KONYOL

LeBron James kembali menegaskan bahwa aturan yang dibuat NBA itu adalah Aturan yang Konyol, karena pelatih juga harusnya punya hak serupa dengan para pemain dan wasit.

Dia pun menyarankan agar aturan tersebut segera dirubah tanpa menunggu semifinal wilayah barat berakhir.

“Ini aturan yang ‘konyol’ dari liga. Seharusnya para pelatih juga punya hak yang sama dengan kami,” kata James, seperti dikutip dari bleacherreport.

Sayangnya, Pihak NBA tidak bisa mengabulkan permintaan dari LeBron James. Dengan kata lain, keluarga para pelatih bisa didatangkan setelah kompetisi masuk ke babak Final Wilayah.

“Kami berharap dapat menambah anggota keluarga untuk peserta lain yang dimulai dengan Final Wilayah.”

“Kami sadar akan kesulitan luar biasa yang diberlakukan oleh pembatasan ini dan berharap hal itu tidak perlu dibesar-besarkan, demi kesehatan dan keselamatan semua orang yang terlibat,” Demikian jelas NBA melalui Juru Bicara mereka.