Gregg Popovich

Gregg Popovich Yakin Lanjutan NBA Aman dari Penularan Virus

Basketinfo.id – Berita NBA – Kepala pelatih San Antonio Spurs Gregg Popovich yakin untuk pergi ke Orlando mendampingi timnya dalam lanjutan NBA. Alasannya, dirinya yakin gelembung atau area terbatas yang dibuat NBA benar-benar aman. Kini tinggal menyelesaikan beberapa detail soal isu keadilan sosial saja.

Popovich kini jadi pelatih tertua di NBA dengan usia 71 tahun. Awalnya NBA memberi pertimbangan padanya untuk tidak mendampingi Spurs. Tapi justru Popovich dinyatakan sehat secara medis, bahkan sudah memimpin latihan perdana Spurs di Walt Disney World Resort.

Menurut CDC, orang yang berusia di atas 65 tahun berisiko lebih besar terhadap penularan virus korona. Pada awal Juni lalu, Komisaris Adam Silver mengatakan bahwa liga mungkin harus memberikan opsi alternatif untuk pelatih veteran. Ada tiga nama yang disoroti yaitu Alvin Gentry (65 tahun), Mike D’Antoni (69 tahun), dan Popovich.

“Apakah karena usia saya 71 tahun, lalu dinyatakan berisiko tinggi? Justru saya kini merasakan pengalaman masa muda, ketika menajalani kamp pelatih di akademi Angkatan Udara,” katanya. “Memang dari sudut pandah medis saya harus mengatakan tidak mungkin. Tapi justru saya lebih aman di sini. Saya lebih aman di gelembung, daripada di Texas.”

Popovich menegaskan bahwa NBA sudah bekerja dengan baik untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pemain. Satu masalah terselesaikan, namun menunggu masalah lainnya. Popovich menyarankan NBA untuk fokus pada isu keadilan sosial.

NBA melanjutkan kembali musim kompetisi 2019-2020 di tengah kondisi sosial yang kurang bagus. Kondisi ini bisa memengaruhi fokus pemain.

“Orang-orang akan menikmati pertandingan, kemenangan, kegembiraan, tapi liga ingin mengirimkan pesan sosial tentang keadilan. NBA seharusnya bisa menjadi alat yang bagus untuk menyuarakan keadilan sosial. Ini yang harus dipikirkan sekarang,” ujarnya.

Popovich menegaskan seharusnya pemain dan orang-orang di lingkungan NBA percaya apa yang dilakukan pengelola liga. Mereka memastikan semua keinginan bisa diwujudkan. Kondisi kesehatan dan sosial sekarang sedang tidak bagus. Sehingga komunitas NBA diharapkan tidak manja. Dalam arti, mereka harus mengikuti apa yang disarankan dan sudah diatur oleh liga. Karena NBA sendiri juga tidak mungkin memanjakan mereka. Kondisinya serba sulit.