West Bandits

Gabung IBL, West Bandits Berharap Bisa Majukan Basket Indonesia

Kompetisi Indonesia Basketball League atau IBL musim 2020/21 dipastikan kedatangan tim pendatang baru, tak lain adalah West Bandits.

Sebenarnya, West Bandits sendiri bukan tim basket yang asing di telinga. Klub asal Solo tersebut sudah dikenal di beberapa turnamen di Solo.

Dulunya mereka dikenal sebagai tim amatir, namun perjuangan keras para pengurus dan pemain mengangkat derajat klub ini sampai mencapai tahap profesional.

Bergabung dengan Indonesian Basketball League menjadi langkah besar bagi West Bandits. Pihak klub berharap agar keputusan ini bisa meningkatkan kembali gairah dan hasrat rakyat solo terhadap Olahraga Basket.

TUJUAN UTAMA

Selain itu, ada tujuan lain yang mau dicapai West Bandits yakni mensejahterakan pebasket Indonesia.

Dengan kata lain, West Bandits tidak sekedar targetkan gelar juara di ajang Indonesia Basketball League musim depan, melainkan juga ikut berpartisipasi dalam memajukan kompetisi Basket di Indonesia.

Hal tersebutpun diakui oleh Cesar Wilhelem selaku Vice President dari West Bandits.

“Kami sebagai klub memiliki visi memajukan basket Indonesia. Kami ingin membentuk klub yang dikelola secara profesional, sehingga para pemain bisa sejahtera,”

“Kalau dari klubnya sudah profesional, pemainnya sejahtera, maka industrinya bisa berjalan dengan baik. Itu yang mau kami tuju dengan bergabung ke IBL,” Kata Cesar kepada reporter.

BERMARKAS DI SOLO

West Bandits sendiri memilih untuk menjadikan Solo sebagai kandang tempat mereka bermain musim depan, alih-alih di Jakarta.

Alasannya sendiri cukup menarik, karena merasa bahwa antusiasme tinggi Masyarakat Solo terhadap olahraga ini tidak tersalurkan lewat klub kebanggaan di ajang IBL.

Dengan kata lain, West Bandit bakal menjadi Klub Basket pertama asal Solo yang bermain di kasta tertinggi kompetisi basket tanah air tersebut.

“Semua tahu Solo memiliki antusiasme tinggi terhadap basket. Namun, saat ini tak ada yang tim yang mewakilkan mereka di kasta tertinggi.”

“Jadi, kami ingin mengajak masyarakat Solo agar kembali bernostalgia dan memiliki ikatan dengan klub kota mereka seperti saat dulu bersama Bhineka,” ujar Cesar.