Frank Vogel Pimpin Tim NBA All Stars Barat

Frank Vogel Pimpin Tim NBA All Stars Barat

Basketinfo.id – Berita NBA – Voting untuk tim NBA All Stars kembali berlanjut. Setelah sebelumnya, voting untuk para pemain sudah berjalan. Kini voting untuk pelatih telah dilakukan. NBA All Stars divisi barat yang dipimpin oleh LeBron James akan dilatih oleh Frank Vogel.

Vogel bukan nama yang asing bagi James karena keduanya bekerja sama di LA Lakers. Untuk itu, Vogel dan James selaku kapten tim Barat tidak akan kesulitan karena chemistry keduanya sudah terbangun. Untuk tim timur, ada Giannis Antetokumpo yang akan memimpin tim timur sementara pelatih bagi tim timur belum diputuskan.

Alasan kenapa Vogel terpilih adalah karena rekor positif yang ia catatkan bersama Lakers musim ini. Lakers berdiri kokoh di puncak klasemen grup Barat dengan rekor 36-9. Meski kalah saat bertemu dengan Celtics, Lakers tampak tidak bergeming dari puncak klasemen sama sekali.

Kepiawaian Vogel dalam meramu strategi dan mengatur pemain dipercaya dapat menjadi kunci penting yang membawa tim Barat merajai laga All Stars.

Selain itu, ini bukan pertama kalinya Vogel menjadi pelatih All Stars karena ia sempat menjadi pelatih All stars tim timur saat masih melatih Indiana Pacers di tahun 2014. Saat itu, namanya langsung naik daun dan digadang-gadang bisa menjadi pelatih tim All Stars untuk selanjutnya.

Vogel mengalahkan 2 calon lainnya, Michael Malone dan Quinn Synder. Malone awalnya dimasukkan sebagai calon pelatih tim All Stars Barat. Malone gugur karena ia sudah menjabat posisi serupa di musim lalu sehingga ia tidak melakukan hal yang sama di musim ini.

Quinn Synder juga dijagokan untuk memimpin tim Barat. Sayangnya, hal itu tidak bisa karena Quinn kalah head-to-head dengan Vogel. Utah Jazz kalah 2 kali saat bertemu dengan Lakers dimusim ini sehingga Vogel lebih difavoritkan untuk melatih tim All stars.

Vogel juga mengalahkan 13 pelatih dari tim lainnya untuk memegang posisi ini. Sehingga, ia menjadi pelatih yang cocok untuk tim Barat. dengan begitu, sang pelatih dipercaya bisa melakukan hak tersebut karena ia bukan pelatih sembarangan.