Fakta Yao Ming

Fakta Yao Ming, Si Hebat dari Timur

Basketinfo.id – Fakta Pebasket – Yao Ming adalah salah satu pemain NBA terkenal asal China. Ia dikenal sebagai salah satu pemain pertama yang bermain di pentas basket tertinggi di dunia. Dengan postur tubuh yang tinggi, sang pemain memang tampil baik dan mencuri perhatian banyak orang berkat kemampuannya.

Meski berasal dari negara yang tidak akrab dengan budaya basket, Yao Ming memang menjadi salah satu pemain yang paling hebat. Tentunya, hal ini memang membuat sang pemain dikenal banyak orang dan berikut fakta-fakta menarik dari dirinya.

Salah satu pemain NBA China terhebat

Bisa dibilang, prestasi Yao Ming sangat bagus di NBA. Ia berhasil masuk ke tim NBA All Stars 8 kali. Sementara itu, ia hanya memperkuat satu klub saja selama berkarir, Houston Rockets. Ia juga masuk sebagai pemain first pick yang ada di NBA Draft 2002.

Kemampuan sang pemain yang dinilai sangat baik, ia berhasil menjadi pemain hebat selama ia berkarir, dan berhasil mengalahkan dominasi pemain-pemain Amerika disana.

Pensiun karena cedera

Meski dikenal sebagai pemain NBA yang hebat, sang pemain mengalami masalah cedera serius beberapa kali, hal itu sempat membuatnya menepi dalam waktu yang lama. Akhirnya, Yao Ming memutuskan untuk gantung sepatu.

Karirnya harus berakhir saat ia mengalami masalah cedera retak kaki kiri yang membuatnya harus menepi. Masalah ini tentunya menjadi sebuah masalah serius, karena Yao Ming memang mengalami masalah yang besar dan membuat karirnya mandeg.

Melakukan kegiatan dermawan

Sang pemain dikenal sebagai salah satu pemain yang juga dermawan. Selepas berlaga, ia sering melakukan kegiatan kemanusiaan dengan kegiatan-kegiatan dermawan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan kampanye pelestarian hiu, karena hiu termasuk sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan juga dikonsumsi oleh orang di China. Sang pemain juga menjadi salah satu presiden konfederasi bola basket China dan ia juga menyambungkan ide-ide penting bagi perkembangan basket China.