Larry Bird

Fakta Larry Bird, Saingan Utama Magic Johnson

Basketinfo.id – Fakta Pebasket – Jika Anda semua mengenal Magic Johnson, Anda pasti mengenal Larry Bird. Beliau merupakan sosok pemain NBA Legendaris yang sempat mendapatkan sorotan karena kemampuannya yang diluar nalar. Ia dikenal sebagai pemain yang visioner dan mampu melakukan hal-hal yang tidak mungkin.

Bersama Magic Johnson, perseteruan keduanya selalu seru dan dinanti oleh semua orang. Tentunya, hal ini menjadi sebuah hal besar yang membuat semua orang terus menanti pertandingan keduanya. Berikut fakta menarik mengenai Larry Bird.

Pandai membaca arah permainan

Ia didapuk sebagai salah satu pemain dengan visi yang baik. Sang pemain selalu menjadi jenderal lapangan yang mengatur serangan rekan-rekannya. Ia mampu membaca permainan secara cepat sehingga mencegah strategi lawan dan membalikkan keadaan.

Hal ini terlihat dari gaya permainannya pada Olimpiade 1992. Saat itu, ia Bersama timnas Amerika berhasil meraih medali emas yang membuat Amerika tampil sebagai juara pada saat itu. Perjuangan Amerika tidak lepas dari kehebatan Larry Bird yang juga turut serta di pertandingan itu.

Berprestasi sejak di level kampus

Kehebatan Larry Bird sudah tercium sejak memasuki kampus. Sang pemain pindah ke Northwood Institute. Disana, ia mampu membawa kampus tersebut meraih gelar juara dan beberapa kali bertemu dengan pemain NBA yang masih muda seperti Earvin Johnson.

Kehebatan sang pemain tentunya beberapa kali membuat ia dihormati oleh lawan-lawannya. Sebelum berpindah ke kompetisi NBA, ia sempat bertemu dengan tim Earvin Johnson. Sayangnya, ia gagal membawa tim yang ia bela meraih gelar di laga final dan harus puas dengan hanya meraih posisi kedua disana.

Saingan utama Magic Johnson

Seperti layaknya Tsubasa dan Misaki, Magic Johnson dan Larry Bird merupakan 2 pemain yang saling bersaing. Keduanya bersaing bahkan saat masih menjadi pemain muda. Disana, mereka berdua bersaing baik di level klub maupun dalam soal meraih gelar.

Di awal, mereka bersaing dalam meraih gelar pemain termuda. Setelah itu, keduanya acapkali bertemu dalam laga final dan juga laga lainnya sehingga pertemuan keduanya selalu dinanti oleh banyak orang saat itu.